Sunday, September 5, 2010

My Death Penalty



"Sir, how are you today? Any better?", tanya senior doc kepada seorang pesakit lelaki yg di diagnosed pada bulan lepas dengan metastatic cancer of unknown origin. Hanya menunggu masa sahaja...

Dia menulis sesuatu pada kertas, "Not getting any better!", "Worst than yesterday", "So, IT'S TIME TO GO!", tulis lelaki separuh umur itu.

Aku yg sedang mencatit patient progress terhenti seketika. Hiba rasanya. Aku kuatkan diri agar menahan empangan air mata supaya tidak gugur.

"Wanie, just write in the plan to continue transfusion", kata senior doc. Aku mahu cepat2 keluar dari bilik itu. Tidak tahan melihat keadaan pesakit itu.

"Having a cancer is like getting a death penalty", kata senior doc itu kepada ku.

***

Semenjak menapakkan kaki ke department Oncology (tempat pesakit cancer), sudah beberapa kali hati ku luluh. Hiba. Melihat pesakit2 yg hanya tunggu masa dipanggil utk meninggalkan orang2 tersayang, dunia dan seisinya. Sanak saudara menangisi pemergian yg tersayang.

Gerun bila memikirkan aku berada pd tempat si pesakit. Apakah cukup bekalan yg ku bawa utk perjalananku ke alam lain? Apakah kubur itu jadi tempat istirehat ku atau jadi penjara tempat aku disiksa?

Sungguh, setiap manusia ada 'expiry date' nya... Kalau tahu bila tarikh luput nya mungkin tidak menjadi masalah... boleh beribadat, beramal sblm datang tarikh itu. Tapi, 'expiry date' kita hanya Allah yg tahu...

"Dialah yg menciptakan kamu dari tanah, kemudian Dia menetapkan ajal (kematianmu), dan batas waktu tertentu yang hanya diketahui olehNya. Namun demikian kamu masih meragukannya."
(Al-An'am: 02)

Bila fikir balik, hampir setiap hari di ward ni ada sahaja yg pergi meninggalkan dunia ini. Maknanya setiap hari jugalah malaikat Izrail datang utk melakukan tugasnya. Setiap hari 'berselisih' dgn malaikat pencabut nyawa. Bila fikir balik, apakah aku pasti dia bukan datang untuk mencabut nyawaku?

Teringat lagu LAST BREATH...

From those around I hear a Cry, 
A muffled sob, a Hopeless sigh, 
I hear their footsteps leaving slow, 
And then I know my soul must Fly! 

A chilly wind begins to blow, 
Within my soul, from Head to Toe, 
And then, Last Breath escapes my lips, 
It's Time to leave. And I must Go! 

So, it is True (But it's too Late) 
They said: Each soul has its Given Date, 
When it must leave its body's core, 
And meet with its Eternal Fate. 

Oh mark the words that I do say,
Who knows? Tomorrow could be your Day, 
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay!
Come on my brothers let us pray 
Decide which now, Do NOT delay!

Oh God! Oh God! I cannot see!
My eyes are Blind! Am I still Me
Or has my soul been led astray,
And forced to pay a Priceless Fee

Alas to Dust we all return,
Some shall rejoice, while others burn,
If only I knew that before
The line grew short, and came my Turn!

And now, as beneath the sod
They lay me (with my record flawed),
They cry, not knowing I cry worse,
For, they go home, I face my God! 


Oh mark the words that I do say,
Who knows, Tomorrow could be your Day,
At last, it comes to Heaven or Hell
Decide which now, Do NOT delay !
Come on my brothers let's pray
Decide which now, do not delay .... 

Ya Allah, panjangkanlah umur hamba utk hamba melakukan ketaatan kepada Mu. Ya Allah, jadikanlah umur terbaik hamba dipenghujungnya, jadikan amal terbaik hamba dipenutupnya, jadikan hari2 terbaik hamba saat bertemu dengan Mu. Ya Allah hamba memohon kepadaMu kematian yg baik dan tempat kembali yg tidak menyedihkan. Jadikanlah kematian sebagai kebebasan hamba dari segala keburukan. Amin...